Selasa, 27 Januari 2009

kata bijak

1. Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras. 2. Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan.

Senin, 26 Januari 2009

Kisah tiongkok kuno: "meminjam anak panah"

Pada abad ketiga Masehi, Tiongkok terbagi menjadi tiga negara (San Guo atau Samkok) yang selalu dirundung peperangan, yakni negara Wei di sebelah Utara, negara Shu di sebelah Barat Daya, dan negara Wu di sebelah Selatan. Pada suatu waktu, negara Wei mengerahkan tentaranya untuk melakukan serangan ke negara Wu di sungai Yangtze. Pasukan Wei segera maju ke daerah yang lokasinya sangat berdekatan dengan negara Wu, kemudian mereka berhenti disana, mendirikan perkemahan dan menunggu kesempatan yang tepat untuk melakukan serangan ke negara Wu. Jika mereka memperoleh kemenangan, rencana selanjutnya adalah menaklukkan negara Shu. Semenjak tentara negara Wei menjadi sangat kuat dengan memiliki tentara dan senjata dalam jumlah besar, negara Shu dan Wu memutuskan untuk bersatu guna menahan serangan dari negara Wei. Zhuge Liang, penasihat kemiliteran untuk negara Shu, menuju ke negara Wu untuk menyusun strategi militer bersama dengan Zhou Yu, Jenderal negara Wu, untuk bersatu berperang melawan musuh. Bagaimanapun juga, Zhou Yu sangat cemburu pada ketrampilan Zhuge Liang. Ketika Zhou dan Zhuge sedang mendiskusikan tentang rencana strategi, Zhou bertanya, “Senjata militer apakah yang akan kita gunakan ketika ber-tempur melawan pasukan Cao Cao di sungai?” Zhuge menjawab, “Busur dan anak panah adalah senjata yang terbaik.” Zhou berkata, “Baiklah, saya akan mempertimbangkan pendapat Anda, tetapi kita hanya memiliki sedikit persediaan anak panah. Apakah saya dapat mempercayai Anda untuk membuat seratus ribu buah anak panah? Ini adalah pekerjaan yang benar-benar mendesak. Saya berharap Anda dapat membantu saya dan menerima pekerjaan ini.” Zhuge menjawab, “Baiklah, saya akan menerima perintah Anda dan melakukannya. Bolehkah saya bertanya kapankah Anda membutuhkan anak-anak panah tersebut?” Zhou mengatakan, “Dapatkah Anda menyelesaikan pekerjaan tersebut dalam sepuluh hari?” Zhuge berkata, “Baiklah, karena pertempuran akan berlangsung sebentar lagi, kita akan mengalami kekalahan apabila kita memerlukan 10 hari untuk membuat anak-anak panah tersebut.” Zhou Yu kemudian bertanya, “Tuan, berapa lamakah waktu yang Anda butuhkan untuk membuat 100.000 anak panah?” Zhuge kemudian menjawab, “Saya hanya membutuhkan waktu tiga hari.” Zhou sangat tercengang dan mengatakan, “Kita berada tepat pada arah jam sebelas dan tidak boleh mempermainkan satu sama lain.” Zhuge menjawab, “Tidak, saya tidak berani bergurau pada saat kritis seperti ini. Saya bersedia menulis sebuah surat perjanjian: Jika saya tidak mampu membuat 100.000 buah anak panah dalam tiga hari, maka saya bersedia untuk dihukum.” Zhou sangat bahagia mendengarnya. Dia membuat Zhuge menulis surat perjanjian dan kemudian menghiburnya dengan minuman anggur serta makanan enak. Di meja perjamuan, Zhuge berkata, “Sekarang hari sudah larut malam, oleh sebab tiga hari terhitung mulai besok, kerahkan 500 orang tentara menuju pinggir sungai untuk mengumpulkan anak panah.” Setelah meneguk sedikit cangkir minuman anggur lagi, Zhuge Liang kemudian beranjak pergi. Sesudah Zhuge Liang menerima tugas tersebut, Dia tidak kelihatan cemas tentang bagaimana cara memenuhi perintah tersebut. Dia mengatakan kepada Lu Su, seorang menteri dari negara Wu yang memiliki sikap bersahabat terhadapnya, bahwa sangatlah mustahil membuat begitu banyak anak panah dalam waktu singkat seperti itu dengan memakai cara yang konvensional (biasa). Maka Zhuge kemudian meminta Lu Su membuatkan 20 buah kapal kecil yang telah siap dan menempatkan 30 orang tentara pada masing-masing kapal tersebut. Kapal-kapal tersebut ditutupi kain hitam dan dibuatkan orang-orangan dari jerami lalu diletakkannya di setiap sisi kapal. Zhuge kemudian memohon Lu berulang kali agar menyimpan rencana rahasianya. Lu menyiapkan segala hal keperluan yang dibutuhkan Zhuge tanpa mengetahui apa-apa tentang rencana tersebut. Zhuge Liang mengatakan bahwa dia akan memiliki 100.000 buah anak panah yang akan siap dalam tiga hari, akan tetapi pada hari pertama dia tidak akan membuat anak panah satu pun dan begitu pula pada hari kedua tidak ada satu anak panah apapun. Tepat di hari ketiga dan masih belum ada satu anak panahpun terlihat. Semua orang mulai khawatir terhadap Zhuge. Jika dia tidak dapat menghasilkan anak-anak panah tersebut, dia akan kehilangan hidupnya. Pada tengah malam di hari kedua, Zhuge mempersilakan Lu naik ke kapal kecil dan kemudian Lu bertanya mengapa dia diundang naik ke atas kapal tersebut. Zhuge menjawab bahwa dia ingin Lu pergi bersamanya untuk mengumpulkan anak panah. Lu Su seketika menjadi bingung dan bertanya, “Kemana kita akan pergi untuk mendapatnya?” Zhuge kemudian tersenyum dan berkata, “Ketika waktunya tiba, Anda akan mengerti.” Kemudian Zhuge memberikan perintah untuk menghubungkan dua puluh kapal tersebut dengan tali kemudian mulai bergerak maju ke arah kamp tentara Wei. Malam itu berkabut tebal. Kabut kian menjadi lebih tebal, semakin cepat kapal-kapal tersebut mendekati perairan, seperti apa yang diperintahkan oleh Zhuge Liang. Ketika mereka telah mendekati kamp tentara Wei, Zhuge memberikan perintah agar kapal-kapal tersebut ditempatkan berbaris berhadapan searah horizontal di sepanjang tepi sungai. Tentaranya memukul keras genderang dan berteriak memberi aba-aba. Lu Su sangat ketakutan setengah mati dan berkata kepada Zhuge, “Kita hanya me-miliki 20 kapal kecil dan sekitar 300 orang tentara. Jika tentara Wei menyerang kita, kita sudah pasti dapat terbunuh.” Tapi Zhuge berkata sambil tersenyum, “Saya bertaruh kalau pasukan tentara Wei tidak akan berani menyerang dengan cuaca berkabut tebal seperti ini. Kita dapat menikmati minuman kita di sini. Jenderal pasukan Wei, Cao Cao, mendengar suara drum dan sorak-sorai dan memerintahkan pasukan tentaranya agar tidak menyerang karena kondisi kabut yang terlalu tebal membuat kesulitan melihat situasi. Dia malah memerintahkan pasukan pemanahnya agar menembakkan anak panah guna mencegah kedatangan musuh yang terlalu dekat. Cao Cao memerintahkan lebih dari 10.000 pasukan pemanah untuk menembakkan anak panah ke arah sungai. Dengan segera, orang-orangan jerami di atas kapal dipenuhi dengan anak panah. Zhuge Liang menyuruh kapal untuk berputar balik agar orang-orangan jerami pada sisi kapal yang lain mendapat anak panah dari tentara Wei. Dalam waktu singkat semua orang-orangan jerami tersebut terisi oleh anak panah. Di saat hari mulai menjelang dinihari, kabut masih terlihat tebal. Zhuge Liang menyuruh pasukan tentaranya berteriak dengan suara sekeras mungkin, “Terima kasih Perdana Menteri Cao karena Anda telah memberi kami begitu banyak anak panah.” Mereka dengan segera berlayar kembali ke pinggir selatan sungai. Sebelum Cao Cao sadar bahwa dia telah diperdaya, arus mendorong kapal Zhuge dan dengan segera mereka telah berlayar pergi lebih dari 10 kilometer, dan sudah terlalu terlambat bagi Cao Cao untuk mengejar mereka. Ketika kapal tiba di pangkalan Wu, ada 500 tentara Jenderal Zhou Yu menunggu di atas pinggir sungai guna mengumpulkan anak-anak panah tersebut. Jumlah anak panah yang terkumpul berjumlah lebih dari 100.000. Zhou Yu mengatakan dengan desah panjang dan berat, “Zhuge Liang mempunyai pemikiran ke masa depan dan strategi cerdik seperti seorang dewa. Saya bukanlah tandingan baginya. Lu Su berkata kepada Zhuge Liang, “Tuan, Anda adalah seorang ahli spiritual, bukan seorang manusia! Bagaimana Anda dapat mengetahui bahwa akan ada kabut tebal?” Zhuge menjawab, “Sebagai seorang jenderal, sudah semestinya mengetahui tentang ilmu astronomi, geografi, ramalan, prinsip yin dan yang, formasi dalam pertempuran, begitu juga susunan strategi tentara, atau di lain hal dia baik tanpa pamrih. Saya tahu tiga hari ke depan bahwa akan ada kabut tebal sehingga itulah alasan mengapa saya berani menyetujui batas waktu tiga hari.” Mendengar ini, Lu Su semakin mengagumi bakat Zhuge Liang.

10 racun psikologi

Racun pertama : Menghindar Gejalanya, lari dari kenyataan, mengabaikan tanggung jawab, padahal dengan melarikan diri dari kenyataan kita hanya akan mendapatkan kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat. Antibodinya : Realitas Cara : Berhentilah menipu diri. Jangan terlalu serius dalam menghadapi masalah karena rumah sakit jiwa sudah dipenuhi pasien yang selalu mengikuti kesedihannya dan merasa lingkungannya menjadi sumber frustasi. Jadi, selesaikan setiap masalah yang dihadapi secara tuntas dan yakinilah bahwa segala sesuatu yang terbaik selalu harus diupayakan dengan keras. Racun kedua : Ketakutan Gejalanya, tidak yakin diri, tegang, cemas yang antara lain bisa disebabkan kesulitan keuangan, konflik perkimpoian, problem seksual, dll... Antibodinya : Keberanian Cara : Hindari menjadi sosok yang bergantung pada kecemasan. Ingatlah 99 persen hal yang kita cemaskan tidak pernah terjadi. Keberanian adalah pertahanan diri paling ampuh. Gunakan analisis intelektual dan carilah solusi masalah melalui sikap mental yang benar. Keberanian merupakan proses reedukasi. Jadi, jangan segan mencari bantuan dari ahlinya, seperti psikiater atau psikolog. Racun ketiga : Egoistis Nyinyir, materialistis, agresif, lebih suka meminta daripada memberi. Antibodinya : Bersikap sosial Cara : Jangan mengeksploitasi teman. Kebahagiaan akan diperoleh apabila kita dapat menolong orang lain. Perlu diketahui, orang yang tidak mengharapkan apapun dari orang lain adalah orang yang tidak pernah merasa dikecewakan. Racun keempat : Stagnasi Gejalanya berhenti satu fase, membuat diri kita merasa jenuh, bosan, dan tidak bahagia. Antibodinya : Ambisi Cara : Teruslah berkembang, artinya kita terus berambisi di masa depan kita. Kita kan menemukan kebahagiaan dalam gairah saat meraih ambisi kita tersebut. Racun kelima : Rasa rendah diri Gejala : Kehilangan keyakinan diri dan kepercayaan diri serta merasa tidak memiliki kemampuan bersaing. Antibodinya : Keyakinan diri Cara : Seseorang tidak akan menang bila sebelum berperang, yakin dirinya akan kalah. Bila kita yakin akan kemampuan kita, sebenarnya kita sudah mendapatkan separuh dari target yang ingin kita raih.. Jadi, sukses berawal pada saat kita yakin bahwa kita mampu mencapainya. Racun keenam : Narsistik Gejala : Kompleks superioritas, terlampau sombong, kebanggaan diri palsu. Antibodinya : Rendah hati Cara : Orang yang sombong akan dengan mudah kehilangan teman, karena tanpa kehadiran teman, kita tidak akan bahagia. Hindari sikap sok tahu. Dengan rendah hati, kita akan dengan sendirinya mau mendengar orang lain sehingga peluang 50 persen sukses sudah kita raih. Racun ketujuh : Mengasihani diri Gejala : Kebiasaan menarik perhatian, suasana yang dominan, murung, menghunjam diri, merasa menjadi orang termalang di dunia. Antibodinya : Sublimasi Cara : Jangan membuat diri menjadi neurotik, terpaku pada diri sendiri. Lupakan masalah diri dan hindari untuk berperilaku sentimentil dan terobsesi terhadap ketergantungan kepada orang lain.. Racun kedelapan : Sikap bermalas-malasan Gejala : Apatis, jenuh berlanjut, melamun, dan menghabiskan waktu dengan cara tidak produktif, merasa kesepian. Antibodinya : Kerja Cara : Buatlah diri kita untuk selalu mengikuti jadwal kerja yang sudah kita rencanakan sebelumnya dengan cara aktif bekerja. Hindari kecenderungan untuk membuat keberadaaan kita menjadi tidak berarti dan mengeluh tanpa henti. Racun kesembilan : Sikap tidak toleran Gejala : Pikiran picik, kebencian rasial yang picik, angkuh, antagonisme terhadap agama tertentu, prasangka religius. Antibodinya : Kontrol diri Cara : Tenangkan emosi kita melalui seni mengontrol diri. Amati mereka secara intelektual. Tingkatkan kadar toleransi kita. Ingat bahwa dunia diciptakan dan tercipta dari keberagaman kultur dan agama. Racun kesepuluh : Kebencian Gejala : Keinginan balas dendam, kejam, bengis. Antibodinya : Cinta kasih Cara : Hilangkan rasa benci. Belajar memaafkan dan melupakan.. Kebencian merupakan salah satu emosi negatif yang menjadi dasar dari rasa ketidakbahagiaan. Orang yang memiliki rasa benci biasanya juga membenci dirinya sendiri karena membenci orang lain. Satu-satunya yang dapat melenyapkan rasa benci adalah cinta. Cinta kasih merupakan kekuatan hakiki yang dapat dimiliki setiap orang. Ketika kita sedang mengalami rasa depresi dan tidak bahagia, gunakan cara diatas sebagai sarana pertolongan pertama dalam kondisi mental gawat darurat demi terhindardari ketidakbahagiaan berlanjut pada masa mendatang !!!

Jumat, 23 Januari 2009

Nostalgila Taon 90-an

1. make sepatu ala ABRI merek Dok Mart (katanya kependekan dr Dokter Martin, wakakakak, sapenye Roy Marten niiiih??) 2. make wardrobe merek ALIEN WORKSHOP (yoiii, sape yg ga tau merk ini). 3. menjadi korban celana bergaris (KCB) merek MAMBO. 4. ngumpulin hal2 yg berbau Fido Dido. 5. maen In – Line Skate (roller blade) di senayan ato mentok2 di dpn rmh. 6. ga lupa beli jg sepatu La Gear Light (masi inget nyala lampunya doonk, wakakkaa 7. motong rambut dgn model SKIN DALEM 8. yg cewek ga mau kalah, minta dipotong ala DEMI MOORE (hahahahhhha) 9. yg kurang suka skin dalem bisa minta ala JAMBUL TIN TIN 10. ngabisin koinan buat maen ding dong 11. gada duit buat ding dong??? Gampaaang, maen aja GIMBOT yg diiket pake tali, yg maennya sambil jongkok (kl waktunya abis, tuh tali ditarik ama abang2nya, wakakakk) 12. make jam jengkol merek POP SWATCH (inget ga??? Jam yg gedenya amit2 dan bisa di cantelin di kaos) 13. nongkrong di parkit 14. ngoleksi kartu basket (Michael Jordan paling dicari jaman itu, hehehehehe) 15. ngoleksi kartu Dragon Ball ( ada yg hologram, ada yg double) 16. yg cewek ngoleksi dan tuker2an stiker lucu2 (ada yg yg bludru juga looooch..gosipnya kalo warna atas dan bawah sama berarti ASLI… hahahahh, urban legend) 17. yg cewek jg maen orang2an dari kertas, yg bisa diganti2 bajunya (dr kertas juga) yg dijual di abang2 klenengan. 18. blom bisa nyetir?? Gampang, maen TAMIYA aja.. 19. makan ANAK MAS 20. beli COKLAT AYAM 21. makan permen karet YOSAn, skalian ngumpulin huruf2 nya Y – O – S – A – N (tp yg “N” susyeeee bner dapetnye.. lupa diproduksi kaliie yeeee) 22. makan JAGOAN NEON biar lidah nya berubah warna 23. beli sablonan ADIDAS dll buat di sablon di tas, celana dll 24. ga pnh ngelewatin SI DOEL ANAK SEKOLAHAN ( pa kbr zaenab ama sarah ) 25. nonton kartun Remi, Lika Liku Laki – Laki, Gara – Gara, pake kacamata 3 Dimensi 26. setelah era ALIEN berlalu gentian pake baju ala POINT BREAK (Stussy, Mossimo, Billabong, dll) 27. bangga make tas tipis merk ALPINA 28. beli GULALI yg bs di smpriiit… sambil makan sambil priiit) 29. nonton KOTARO MINAMI jd Ksatria Baja Hitam dan DORAEMON 30. berharap di Indonesai ada acara kaya Takeshi Castle dan TV champion 31. penggemar setia AIRWOLF, KNIGHT RIDER, dan the legend McGYVER 32. biar dibilang gaul maka mesti ngikutin and apal nama2 tokoh di BEVERLY HILLS dan MELROSE PLACE 33. SLANK dan DEWA 19 baru2 aje nongol (hahahahhah, dhani, dhani liat lo masa lalu, cupuuuuuuuu bgt,, skrg ngocol bner bang!) 34. beli topi mesti 8 JAHITAN, ga kurang ga lebih, kalo nggak PALSU! 35. nyolongin resleting YKK atau ALPINA buat jadiin gelang or kalung 36. beli tas pinggang (wakakaka, skrg kaya tukang kredit ajeee…) 37. bela2in nonton NKOTB (New Kids On The Block)… Jordaaaaan I Love UUUUUU!! 38. ga ada HP?? Gampanng, ka nada PAGER! (nusalink? Nusapage? Sama ajeee… sama2 ngobrol dulu ama mbak2 operatornya. . hahahaha) 39. ctak ctuk pake TUTUP GATORADE 40. ga mau rugi nelpon? Pake aja KOIN GANTUNG 41. biar gag a cupu, mesti milih aliran musik, PUNK, GRINDCORE, atau GRUNGE 42. Beralih ke SKA atau BRITPOP 43. mantengin KUIS KELUARGA LIFEBUOY bersama Cathyyyy Boooooooooooooon (wakakakakk, kmana ya skrg tuh orang?? Masi suka ngeBON ga yaaa??) 44. nonton Tak Tik Boom ama Bang Dede Yusuf 45. berusaha keras ikutan kuis JARI JARI (baca : jaree jareeeeee) 46. mau bs bhs Inggris?? Gampang ada SESAME STREET 47. rambut ala STOCK ON YOU 48. abis EBTA/EBTANAS ga bisa pulang gara2 kejebak gara2 kerusuhan mei 49. ngumpulin TAZOS (bner ga niy nulisnya??) dari Chiki, Chitato dkk. 50. MC Hammer & Vanilla Ice hit bangetttttzs 51. dulu2an ngeMALL ke mall yg baru buka, PIM dan PS.. (hahahahaha, disinilah bibit2 anak gaul bermula) 52. melihara binatang/bayi ala TAMAGOTCHI 53. nonton pilem di LASER DISC (CD ukuran obesitas… pantesan aja jaman dulu ga ada yg bawa bokep ke skolahan.. gampang bener ketauannya, hahahaha!! 54. make NECKERMAN or CARVILL 55. ngikutin pilem SI MANIS JEMBATAN ANCOL (si manis, suit suit, seksi beneeeer) 56. RIA ENES –SUSAN lg sering nongol di tivi 57. di saingi oleh duet BONDAN PRAKOSO – ENNO LERIAN 58. bibit sinetron baru2 aje muncul, kaya ABAD 21, BELLA VISTA, NOKTAH MERAH PERkimpoiAN, (inilah cikal bakal penghancur bangsa, wkakakakka.. 59. amkm (anda meminta kami memutar) di TPI lg hot2nya 60. ga bisa keluar rmh?? Gampaaaaang, blanja aja lewat TV MEDIA (masih inget smart-mob, pisau GINSU, ABDOMINIZER, AURY??) 61. make jam G – SHOOCK 62. ngikutin WILD ROSE (hahahahha… telenopela pertamaaa tuuh…pada kmana ya telenovela?? Mending itu deh drpd sinetron jaman skrg… hello para produser, siarin lg duuuunk tele nopela (maria Mercedes dkk) 63. make rautan kaca di spatu buat ngintip (noraak bgt, hahahah) 64. jam 7 malem dan jam 9 malem mesti nonton dunia dala berita. 65. kalo 80 an pny BMX, 90 an punya federal 66. make kalimat “E GE PE” (emang gue pikirin…!!!.. . ya ga usah dipikirin) 67. sering ngomong “TAU AH, GELAAAAP…!!! (hahahaha, emang jaman kegelapan tuh 90an) 68. dapet salm dr EKO… (eko sapa??)… EEEEE, KOOK LOYOOOO!!! Hahahahhaah. . 69. maen “DONAL BEBEK, MUNDUR 3 LANGKAH” 70. ngata-ngatain temen dgn nama BAPAK nya.. (kalo udah parah, nama ibu juga ikutan… wakakakkk, ga jelas bgt) 71. sering ngomong “DI, DI, YUK MAEN BOLA LAGI”.. hahahahhh, yg jd adi EPILEPSI tuh sbenere syp ??? 72. maen GIMBOT yg bisa ngomong “BEGO LO!.. OKE JUGA LO!” 73. maen TANK BAJA (kedua tangan kita digabung ama tangan temen kita, trus disilangin… misiiii, tank mau lewaaat) 74. COBOY, COOL COLOR, ME lg naek daon! 75. punya penghapusan yang gambarnya bentuk huruf2 yg atasnya ijo dan berbau wangi.

Kenapa bahasa Arab? Kenapa? Kenapaaa?

Hanya sebagai info untuk temen2 muslim, ga bermaksud Sara. Mungkin temen2 muslim tidak sedikit yang bertanya-tanya, kenapa Al-Qur'an dan shalat harus dilakukan dalam bahasa Arab ? Semoga tulisan dibawah ini bisa menjelaskan .... Kenapa Al-Quran diturunkan dalam bahasa Arab ? Keistimewaan bahasa Arab itu antara lain ialah: 1. sejak zaman dahulu kala hingga sekarang bahasa Arab itu merupakan bahasa yang hidup 2. bahasa Arab adalah bahasa yang lengkap dan luas untuk menjelaskan tentang ketuhanan dan keakhiratan. 3. bentuk-bentuk kata dalam bahasa Arab mempunyai tasrif (konjugasi) yang amat luas sehingga dapat mencapai 3000 bentuk peubahan, yang demikian tak terdapat dalam bahasa lain. kenapa bahasa Arab?. Kenapa? Kenapaaa? Kenapaaaa?. Karena Rasulnya berbahasa Arab, diturunkan di Arab, umat yang menerima risalah yang pertama komunitas Arab, wajar kalau bahasanya juga Arab. Kalau pake bahasa Indonesia (umpamanya), risalahnya nggak jalan dong. Contohnya lainnya, Nabi Isa dari suku Yahudi keturunan Israel (Nabi Ya’kub), bahasa wahyu yang diturunkan Allah tentu sesuai dengan bahasa yang dipergunakan oleh beliau dan lingkungan dimana beliau hidup yaitu bahasa Armenia/Aramik, bahasa Hebrew/Ibrani adalah sub-bahasa ini (Aramik, bukan Amrik). Kalau Alquran dibaca dalam bahasa masing-masing umat (terjemahan ) tanpa didampingi oleh bahasa aslinya, maka ditakutkan akan terjadi misinterprestasi bahasa, karena bahasa Arab, menurut pakar bahasa, sangat-sangat sensitip, salah mengucapkan panjang pendeknya saja sudah merubah arti. Contohnya huruf Ain dibaca hamzah saja sudah jauh artinya ( ‘amanna - amanna ). Kalau masing-masing bangsa menggunakan Alquran dalam bahasa mereka, mungkin setiap saat akan terjadi perobahan-perobahan hasil terjemahan, tergantung siapa yang menterjemahkannya. Hal ini pernah terjadi dan terus terjadi dengan Kitab wahyu yang lain ( Injil dan Taurat contohnya). Kalau kita belum bisa mengerti bahasa Arab, maka kita hanya bisa memahami Alquran melalui dan sebatas apa yang bisa diterjemahkan oleh bahasa Indonesia, juga bahasa lainnya ( Salah? Tidak. Islam itu mudah, tetapi jangan dimudah-mudahkan. Islam itu ringan, tetapi jangan diringan-ringankan). Jadi dengan bahasa apa saja kita boleh memahami Alquran, tetapi untuk mendapatkan maksud yang disampaikan Allah kepada kita, tetap harus merujuk pada bahasa aslinya Alquran - Bahasa Arab Quraish. Sedangkan yang berbahasa Arab saja juga masih harus memahaminya sesuai dengan bahasa Arab Alquran Mengapa Al-Quran Harus Berbahasa Arab? Setelah periode satu kaum satu nabi dan satu kitab suci serta satu bahasa, pada bagian akhir dari masa kehidupan manusia, Allah SWT berkehendak untuk menyatukan semua bangsa-bangsa di dunia dengan hanya satu nabi, satu kitab suci dan tentunya satu bahasa kitab suci. Untuk itu diperlukan satu bahasa yang memang punya kapasitas dan karakteristik yang unik, universal, serta istimewa. Sebab sangat tidak mungkin kitab suci terakhir itu diturunkan dalam banyak bahasa. Mengingat jumlah bahasa umat manusia di penghujung zaman ini sudah tak terhingga banyaknya. Cukup satu bahasa saja yang digunakan, namun bahasa ini adalah bahasa yang paling istimewa dari semua sisinya. Baik dari jumlah kosa-katanya, sampai kepada strukturisasi gramatikanya. Faktor Kekuatan dalam Menyampaikan Pesan (Balaghah) Pastinya, bahasa sebuah kitab suci itu harus punya kemampuan prima dalam penyampaian pesan. Tiap kata yang digunakanbenar-benar kata pilihan, tidak asal sebut saja. Karena kitab suci itu akan menjadi sumber rujukan syariah sepanjang zaman. Tentunya kata-kata yang digunakan harus berupa pilihan kata dari bahasa yang sangat sangat kuat sisi bahasanya. Dan barangkali bahasa selain Arab tidak punya padanannya, sehingga ketika diterjemahkan, akan kehilangan rasa dan kekuatannya. Contoh sederhana, bahasa arab menggunakan dua kata yang berbeda untuk menyebut tuhan, yaitu ilah dan rabb. Bahasa lain tidak pernah punya pembedaan sedetail ini. Kata ilah diterjemahkan sebagai tuhan dan kata rabb juga tuhan. Padahal makna tuhan dalam kata ilah punya rasa, karakter dan pengertian rinci yang sangat jauh berbeda dengan makna tuhan dalam kata rabb. Memang benar bahwa tiap bahasa punya idiom khas yang tidak bisa diterjemah secara sederhana ke dalam bahasa lain. Tetapi idiom dalam bahasa arab jauh lebih sempurna, banyak, serta bervariasi. Semua menggambarkan perasaan, pemikiran, ekspresi, sikap, pola pikir, budaya, moral, etika, seni dan budaya umat manusia. Orang jawa punya idiom unik, misalnya kata-kata ‘mbok yo’. Seandainya pak SBY bilang,”Mbok yo sampean jangan begitu tho, Mr. Bush.” Pusing tujuh keliling penerjemah resmi Presiden RI ketika harus menerjemahkan kalimat dari mulut atasannya kepada Presiden AS. Apa terjemahan yang paling tepat dari kata mbok yo? Apakah mother yes, atau please atau apa ya? Faktor Keindahan Bahasa Yang juga tidak kalah penting adalah faktor keindahan bahasa itu ketika dibunyikan. Agar jangan sampai kitab suci ini tidak enak didengar telinga, akhirnya hanya menjadi ensiklopedi yang tersusun rapi di rak tanpa pernah disentuh, apalagi dibaca. Al-Quran adalah kitab yang didesain untuk selalu dekat dengan manusia, dalam keadaan apapun. Karena itu membutuhkan sebah bahasa yang bisa setiap saat ‘didendangkan’, karena memang terdengar indah di telinga, merdu dan bikin kangen. Selain itu mudah diingat karena punya karakter yang mudah. Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quraan untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (Al-Qamar: 17) Faktor Usia Bahasa Semakin tua usia bahasa maka akan semakin luas kosa dan perbendaharaannya. Dengan demikian kapasitas bahasa itu untuk menyampaikan pesan menjadi jauh lebih lebar dan luas. Bahasa Arab adalah bahasa yang sudah ada sejak manusia menginjakkan kaki pertama kali di planet ini. Sepanjang zaman, bahasa Arab selalu mengalami pengayaan perbendaharaan. Dan tentunya paling banyak digunakan oleh manusia sepanjang sejarah. Bahasa Inggris yang sering didengungkan sebagai bahasa pergaulan international, ternyata bahasa yang baru muncul beberapa ratus tahun terakhir ini saja. Meski bangsa Inggris kuno sudah ada jauh sebelumnya, namun para ahli sepakat bahwa bahasa yang digunakan bangsa Inggris kuno bukanlah bahasa Inggris modern sekarang ini. Sampai ada sebuah perumpamaan yang menggelikan. Seandainya Ratu Elizabeth II ratu Inggris hari ini bertemu dengan kakek moyangnya di zaman Robinhood, misalnya King Arthur, dengan pertolongan lorong waktu, maka keduanya tidak akan menggunakan bahasa Inggris, melainkan bahasa tarzan, alias bahasa isyarat. Mengapa? Karena bahasa masing-masing sangat berbeda, bukan hanya dalam penggunaan istilah semata, tetapi juga struktur dan cara pengungkapannya. Adapun bahasa Arab sudah dikenal sejak zaman nabi Ismail bin Ibrahim alaihissalam. Bahkan sebagian ahli bahasa berpendapat bahwa nabi Adam sudah berbahasa Arab. Logikanya, karena beliau diciptakan di surga, sedangkan dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa bahasa penduduk surga adalah bahasa Arab. Tentunya sejak masih di surga beliau sudah bercakap-cakap dengan isterinya, Hawwa. Dan ketika keduanya mendarat di muka bumi yang saat itu belum ada makhluk cerdasnya, bahasa Arablah yang digunakan oleh generasi pertama manusia di muka bumi. Kalau argumentasi ini benar, maka bahasa Arab adalah bahasa manusia pertama. Tentunya juga bahasa manusia tertua di dunia ini. Dan hal ini cocok dengan teori para ahli bahasa yang mengatakan bahwa bahasa bangsa-bangsa manusia di dunia ini membentuk rumpun-rumpun yang berasal dari satu kesatuan. Maka dengan teori ini tidak salah bila dikatakan bahasa Arab adalah induk dari semua bahasa manusia. Apalagi kalau dikorelasikan dengan jumlah kosa katanya yang sangat banyak, jauh mengungguli semua kosa kata bahasa manusia saat ini. Dan otomatis juga merupakan bahasa yang paling banyak digunakan oleh manusia sepanjang sejarah. Bukan dalam satu kurun waktu saja. Bahkan bahasa Inggris pun ternyata bukan bahasa yang paling banyak digunakan manusia pada saat ini. Ternyata bahasa yang paling banyak dipakai manusia di hari ini adalah bahasa Cina (Mandarin). Tapi kalau kita hitung bukan berdasarkan satu kurun waktu, tetap saja bahasa Arab adalah bahasa yang paling banyak dipakai oleh manusia secara total. Faktor Keabadian Bahasa Dan juga tidak lupa dari keabadian dan kekekalannya, pasti sangat menentukan. Akan jadi runyam kalau sebuah kitab suci yang berlaku sepanjang zaman, tetapi bahasanya justru sudah punah dan tidak lagi digunakan lagi oleh lidah manusia modern. Dr. Ahmad ‘Arif Al-Hijazi, doktor bahasa Arab dari Mesir pernah mengisahkan bahwa para ahli bahasa dari seluruh dunia pernah melakukan riset spektatuler. Intinya, bahasa Arab memang layak jadi bahasa kitab suci umat manusia karena akan terus abadi sepanjang zaman. Penelitian mereka berangkat dari rasa ingin tahu tentang bahasa manusia manakah yang masih besar kemungkinannya masih digunakan oleh manusia pada beberapa abad mendatang. Hal itu mengingat bahwa kecenderungan setiap bahasa di dunia ini akan mengalami kemunduran hingga akhirnya lenyap sama sekali. Meski di masa lalu pernah menjadi bahasa yang besar, karena digunakan oleh bangsa-bangsa besar dunia. Misalnya, bangsa Mesir kuno pernah menjadi bangsa terbesar di muka bumi ini dengan kemajuan peradaban serta teknologinya. Tentunya mereka punya bahasa tersendiri yang sangat mereka banggakan. Namun kita tahu bahwa bahasa Mesir kuno sudah terkubur bersama para Firaun di padang pasir. Hari ini hanya profesor bahasa purba saja yang bisa mengira-ngira terjemahan tulisan heliografi di tembok Pyramid. Demikian juga dengan bahasa manusia modern sekarang ini, para ahli percaya bahwa beberapa abad ke depan, tidak akan ada lagi manusia yang berbahasa dengan bahasa yang digunakan saat ini. Lalu bagaimana kita bisa menyampaikan informasi tentang peradaban abad 21 ini kepada generasi manusia di abad-abad mendatang? Setelah melalui beragam pengujian dan penelitian atas sejarah karakteristik berbagai bahasa manusia, akhirnya mereka sepakat bahwa bahasa arab akan tetap dipakai manusia sampai beberapa abad mendatang. Sehingga peradaban manusia bisa menitipkan ilmu dan sejarahnya lewat bahasa arab untuk disampaikan kepada manusia di masa mendatang. Kemudian dari sederetan uraian panjang diatas, beliau pun (sang ustad) menyimpulkan seperti ini… Kesimpulannya: Dari uraian di atas, maka pertanyaan anda kami jawab dengan singkat: Al-Quran bukan kitab untuk orang arab saja, tetapi untuk seluruh manusia. Mesir, Sudan, Iraq, Iran, Palestina, Jordan, Libanon, Suriah, Libia, Maroko, Tunis, sampai Aljazair dahulu bukan negeri Arab. Mereka punya bahasa sendiri-sendiri. Tetapi seiring dengan masuknya Islam ke negeri itu, maka mereka pun belajar bahasa arab, menggunakannya bahkan menjadi bahasa sehari-hari. Bahkan bahasa resmi kesultanan Islam di nusantara juga bahasa Arab. Bahasa Arab adalah bahasa kosmpopolitan dan bahasa milik dunia dan umat manusia. Allah SWT itu memang berbeda dengan makhluknya, tetapi bukan berarti Allah tidak bisa bahasa manusia. Justru Allah SWT yang menciptakan semua bahasa manusia. Dan kalau Allah SWT berbicara kepada manusia dengan menggunakan salah satu bahasa yang telah diajarkannnya kepada manusia itu, tentu bukan berarti Allah itu berubah wujud Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1379923